Salat Kunci Sukses Bisnis di Mancanegara

“Jangan tinggalkan 3 hal yaitu salat, salat, salat” Begitulah jawaban dari Dadan, seorang pengusaha di Amerika Serikat yang hadir di New York dalam kegiatan keliling dunia yang digelar oleh Pejuang Subuh Pondok Indah yang dipandu oleh Fadian pada Ahad (22/8/2021)

Dadan Irawan Sarpingi adalah seorang WNI yang memiliki usaha di Boston dan seorang pengusaha yang sukses. Dadan yang sudah berusia 57 tahun ingin berbagi mengenai bisnisnya yang ia bangun di negara adidaya itu.

Dadan mengatakan, bahwa rahasia sukses menjadi pengusaha yaitu jangan tinggalkan sholat. Bisnis keluarga yang dibangun hingga tembus ke mancanegara tergolong sukses. Ada pesan yang disampaikan oleh orang tua hingga ia ingat dan pegang terus, yaitu:

Pertama, Ilmu.  Bukan hanya ilmu dunia tetapi yang lebih penting adalah ilmu akhirat. Kedua, jujur. Dimana pun kita berada dan apa pun masalahnya harus tetap jujur. Ketiga, salat.Jangan tinggalkan salat, salat dan salat.

Dadan mempunyai 4848 group yang meliputi layanan jasa transportasi dan kargo, sistem informasi untuk bandara dan penerbangan, risk manajemen konsultan, hingga properti dan perjalanan haji. Ia juga mengembangkan usahanya itu berbagai  mancanegara ke Singapura, Malaysia, Thailand, Saudi Arabia, dan Amerika Serikat.

Tidak hanya sebagai pembisnis, Dadan juga sebagai dosen di Loughborough University – Inggris dan didapuk menjadi dosen tamu di University of Houston, Clayton State University di Atlanta. Karena masih dalam keadaan pandemi, maka pengajaran semua dilakukan secara virtual.

Di era persaingan global seperti saat ini, pihak akademisi dan praktisi di Amerika dan Inggris tertarik dengan keberhasilan Dadan dalam membangun usahanya. Dadan bermula membangun dari bisnis keluarga ke arah yang profesional, dan berhasil menembus ke beberapa negara di dunia.

Beberapa aset usaha yang dimiliki Dadan di Amerika adalah Condo, Apartemen dan sejenisnya dengan umur kepemilikan yang paling lama sekitar 8 tahun dan yang paling baru adalah 2 tahun. Untuk transaksi pembelian atau pembayaran semua asset tersebut menggunakan bank syariah untuk menghindari riba dan berusaha untuk tidak mau lagi memiliki hutang.

Baginya, tidak memiliki hutang adalah salah satu doa yang selalu diucapkan dalam setiap sujudnya. Dadan juga selalu melakukan sholat istikharah jika ingin membeli sesuatu ataupun bermitra usaha. meminta kepada kliennya untuk diberikan waktu sekitar 3-4 hari.

Sehingga tak jarang ada klien yang bertanya, mengapa meminta waktu yang cukup lama. Alasanya karena ia perlu sholat istikharah dulu untuk meminta petunjuk pilihan mana yang terbaik menurut Allah SWT.

Kekuatan silaturahmi juga menjadi salah satu jalan pembuka rizki dan meluaskan relasi. Dimana salah satu usahanya yaitu usaha beras yang di Thailand adalah berkat bantuan temannya yang dikenal disana. Karena awalnya ke Thailand hanya berkunjung untuk suatu urusan. Sebagai alumnus Lemhannas, Dadan selalu keep contact dengan teman-temannya dan setiap pergi keluar kota atau luar negeri. Ia selalu ingat temannya ketika berada di daerah yang dikunjunginya. Maka, kami akan bertemu walau tanpa obrolan serius dan sekedar memberikan oleh-oleh hanya untuk mempererat tali silaturahmi.

Bisnis yang sudah mendunia sudah pasti membuatnya bertemu dengan orang-orang penting di setiap negara. Ada saja yang bekerjasama denganya, lalu melakukan komunikasi dengan bahasa Inggris yang ia kuasai. Dadan juga mengetahui bahasa yang lainya, ia paham tapi tidak banyak. Menurutnya, komunikasi itu ada dua, yaitu komunikasi bahasa dan komunikasi silaturahmi.

 Ada beberapa point penting yang dicatat oleh salah satu peserta zoom yang telah dibahas oleh Dadan yaitu, Islami, Profesional, Enterpreunership, Memperhatikan Product Life Cycle, dan Berpemikiran Out of the Box.

Pernyataan itu disetujui oleh Dadan dan poin utamanya adalah 4848. Ketika usaha yang lain redup kami siap untuk pembaruan.

Dari banyaknya bisnis yang ia bangun dan sukses, mengantarkan Dadan sebagai salah satu pengusaha yang layak dijadikan pedoman bagi pengusaha lainnya. Ada satu rencana yang belum terlaksana yaitu mendirikan rumah sakit syariah. Bukan hanya untuk menolong orang di dunia, tapi rumah sakit juga bisnis dunia hingga akhirat Anak dan menantu dari Dadan yang berprofesi dokter menambah keyakinan untuk segera merealisasikan pembuatan rumah sakit syariah.

Kontibutor : Evi Yulianti (Anggota Komunitas Belajar Menulis-Kombis)

Categories: Uncategorized

There is one comment

  1. http://Nina%20Marliani

    Ma shaa Allah sangat menginspirasi sekali. Pak Dadan dalam setiap berkegiatan selalu mengikutsertakan Allah untuk memohon petunjukNYA dan mengingat Akhirat untuk bekalnya kelak. Sehingga kebahagian dan kesuksesan didunia dan diakhirat In shaa Allah menyertai beliau.
    Bila suatu saat bisa bersilaturahim dengan beliau tentu karena takdir Allah. In shaa Allah

Post Your Thoughts